Kisah Kehidupan Seks Tentara Belanda di Indonesia

Semuanya dilakukan oleh para pemuda Belanda untuk memenuhi keinginan lama mereka selama bertugas di koloni terbesar mereka.

Antara tahun 1946 dan 1947, Mayor Jenderal Moestopo pernah membentuk satuan pasukan khusus yang disebut BWP (Barisan Wanita Pelatjoer). Mereka yang telah dilatih dasar-dasar kemiliteran kemudian diterjunkan ke Sektor Bandung Utara. Taktik perang biologis pada awalnya berhasil menurunkan moral tentara Belanda.

“Namun lambat laun juga terjadi pada gerilyawan TNI sendiri, yang ternyata diam-diam ‘berlangganan’ anggota BWP,” kata Himawan Soetanto, mantan anggota tim Moestopo.

Pembentukan BWP memang diilhami oleh situasi ‘kesepian’ tentara Belanda selama bertugas di Indonesia. JC mengakui bahwa itu adalah Princen, mantan tentara Belanda yang membelot ke kubu Republik. Laut Poncke (dijuluki J.C. Princen), kebutuhan biologis prajurit muda Belanda sangat tinggi selama bertugas di negara tropis ini.

Salep hitam setelah bercinta
Untuk memenuhi keinginan awal ini, mereka sering berkeliaran di sudut dan gang di luar tugas, hanya untuk mencari wanita. Sebuah kebiasaan yang dilarang keras oleh persatuan mereka.

Kami melakukannya pada seni kami. Ada yang sedikit memaksa, suka sama suka atau pergi ke PSK,” kata pria kelahiran Den Haag tahun 1924 ini.

Hubungan konsensual sebagian besar dilakukan dengan Hostel Babu. Mereka yang mengurus kebutuhan sehari-hari para prajurit (membersihkan tempat tidur, memasak dan menyiapkan pakaian) juga tampil sebagai sepasang kekasih. Menurut sejarawan Belanda Step Scagliola dan penulis Annegriet Wietsma, antara tahun 1946 dan 1948 banyak Babu bahkan dianggap sebagai “wanita tropis” para tentara.

Ribuan anak lahir dari hubungan dengan perempuan pribumi,” tulis Wietsma dan Stef Scagliola dalam Liefde in Tijden van Oorlog (Cinta di Zaman Perang).

Pocke membenarkan bahwa hampir beberapa temannya memiliki hubungan khusus dengan wanita Pribumi. Dalam hubungan, kontak seksual otomatis menjadi hal yang sulit dihindari dalam hubungan.

“Peraturan melarang. Tapi apa yang bisa kita lakukan.

Praktek prostitusi tumbuh dewasa
Gert Oostindie juga secara unik memenuhi kebutuhan biologis dengan berkencan dengan wanita pribumi. Dalam Soldaat di Indonesia 1945-1950: Getuggenissen van een Oorlog Aan de Verkeerde Kant van de Geshciedenis (terjemahan bahasa Indonesia sebagai Tentara Belanda di Indonesia 1945-1950: Kesaksian Perang di Sisi yang Salah erkstinelelichte, edas jatuh cinta dan bertemu dengan wanita lokal .

Tapi mungkin banyak hubungan yang lebih didasarkan pada perhitungan dan keegoisan,” ujarnya.

Penyelidikan Oostindie juga membenarkan fakta bahwa beberapa tentara Belanda yang dipekerjakan di barak militer sedang mencari Babu. Bahkan sampai dia hamil, menurut seorang tentara bernama Kees de Jong. Menurut de Jong, mereka menghindari tanggung jawab menikahi perempuan pribumi ini.

Di Buitenzorg (Bogor) saya punya teman yang bersama pembantu sampai dia hamil dan kemudian menikah dengannya. Saya lebih menghormati pria ini,” kata de Jong seperti dikutip Oostindie.

Meskipun penyebaran tidak berhubungan seks dengan perempuan Pribumi, pimpinan militer Belanda mengakui bahwa ini tidak realistis. Sebuah brosur dari KNIL (Tentara Kerajaan Hindia Belanda) membawa pesan bahwa prostitusi tidak diperbolehkan mengunjungi.

Namun kenyataannya, larangan itu tidak dikendalikan, sehingga kontak dilakukan dengan tentara bahwa mereka setidaknya secara profesional membersihkan diri secara menyeluruh”.

Situasi perang yang sulit di India juga mempengaruhi “kemudahan” para prajurit untuk mencari pasangan untuk bercinta. Dilatarbelakangi kemiskinan masyarakat adat, praktik prostitusi tumbuh bak jamur di musim hujan.

Di sini (Indonesia) banyak pria yang kehilangan akal (terutama tentang seks). Di sini banyak sekali tawaran untuk berhubungan seks, baik yang natural maupun yang tidak natural, tanpa harus mencarinya sendiri,” ujarnya. Pengakuan seorang veteran bernama Jan Fokkens.

Posted on

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *